Kata
kata mutiara islami
Niat adalah ukuran dalam menilai
benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan
itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. (Imam An Nawawi)
Aku mengamati semua sahabat, dan
tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan
tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada
takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan
yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki,
tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. (Umar bin Kattab)
Kata kata Mutiara Islam
Dia yang menciptakan mata nyamuk
adalah Dzat yang menciptakan matahari.(Bediuzzaman Said Nursi)
Penderitaan jiwa mengarahkan
keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal
penderitaan jiwa.(Bediuzzaman Said Nursi)
Kebersamaan dalam suatu masyarakat
menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan
menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.(Bediuzzaman Said Nursi)
Keberanian untuk mengatakan tak tahu
untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada
selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu
Konflik biasanya terjadi karena saya
benar dan kamu salah, berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun
boleh jadi benar,Insya Allah akan mudah cari solusi.
Berteman dengan orang bodoh yang
tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada
berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya.(Ibnu
Attailllah as Sakandari)
Orang yang suka berkata jujur akan
mendapatkan 3 hal, yaitu : KEPERCAYAN, CINTA dan RASA HORMAT (Sayidina Ali bin
Abi Thalib)
Ketahuilah bahwa sabar, jika
dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh.
Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya,
jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. (Sayidina Ali bin
Abi Thalib) Kata kata Mutiara Islam
Kejahatan yang dibalas dengan
kejahatan pula adalah sebuah akhlaq ular, dan kalau kebajikan dibalas dengan
kejahatan itulah akhlaq buaya, lalu bila kebajikan dibalas dengan kebajkan
adalah akhlaq anjing, tetapi kalau kejahatan dibalas dengan kebajikan itulah
akhlaq manusia.(Nasirin) Kata kata Mutiara Islam
Ilmu itu lebih baik daripada harta.
Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim)
sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan,
tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.(Sayidina Ali bin Abi Thalib)
Kata kata Mutiara Islam
Orang yang paling aku sukai adalah
dia yang menunjukkan kesalahanku.(Umar bin Khattab)
Menghidupkan kembali agama berarti
menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.(Bediuzzaman
Said Nur)
Orang yang terkaya adalah orang yang
menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.(Ali bin Husein)
Seseorang yang melihat kebaikan
dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang
memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.(Bediuzzaman Said
Nur)
Pangkal dai semua kebaikan di dunia
maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah.(Abu Sualeman Addarani)
Orang yang paling mulia diantara
manusia adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling siap
menghadapinya dengan bekal amal shalih.
Tengoklah kembali perjalanan Kita
saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang
lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan
jalanilah menuju konsekuensinya.
Potensial pilihan Kita begitu
melimpah, keputusan Kita dapat saja merubah hidup Kita secara dramatis dalam
waktu singkat. Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya
harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi
orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah
yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas. Sukses yang
sudah Kita alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Kita di masa yang
akan datang.
Jika Allah yang menjadi tujuan,
kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah?
Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah
semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat
merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat,
semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
Rencana adalah jembatan menuju
mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu
menuju apa yang kamu cita-citakan. Putuskan apa yang Kita inginkan, kemudian
tulislah sebuah rencana, maka Kita akan menemukan kehidupan yang lebih mudah
dibanding dengan sebelumnya.
Kunci pengelolaan waktu yang
efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu
waktu. Untuk mencapai puncak, Kita harus melalui anak tangga dan terus menerus
naik, maka Kita akan mencapai puncak yang Kita inginkan.
Jika sukses merupakan akibat, tentu
saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Kita ingin sukses ialah dengan
mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang lain sukses.
Apa yang membedakan Kita dengan
orang lain yang sukses? Jawabannya karena Kita tidak mengerjakan apa yang orang
sukses kerjakan.
Segala sesuatu yang kita kejar
selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar
cita-cita ialah mengganggu zona nyaman.
Suatu saat mungkin Kita merasa dunia
ini bau terasi, kemana pun Kita pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum Kita
memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri Kita mungkin
ada terasi pada kumis atau pakaian Kita.
Menghilangkan sifat dengki pada diri
kita akan membantu kita menuju kesuksesan baik dunia maupun akhirat. Dengan
disiplin bukan saja kita tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita
akan meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan disiplin juga
adalah ibadah.
Cintailah kekasihmu sekedarnya saja,
siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa
tahu nanti akan jadi kekasihmu. (Ali bin Abi Thalib)
Belajarlah membaca tanda-tanda
kebesarann-Nya, dengan tidak selalu berburuk sangka atas apapun yang ada.
Karena apapun yang tampak dan ada itu adalah Firman-Nya yang tersirat.
kemerdekaan adlh hak asasi yg
manusiawi paling hakiki di antara individu. krn agama adlh Dogma yg bersaing
antara Tuhan-Tuhan yg di perAgamakan.
Jadilah orang yang bermanfaat bagi
orang lain walau terkadang qt sllu mrasa di rugikan, jangan berhenti,sebelum
Allah benar-benar memberhentikan langkah dan hidup qt. Jangan gampang menyerah
selagi msih bs brnafas dan msh kuat berdiri.
Jangan berburuk sangka atas Semua
yang terjadi, pahit/manis. karena Allah punya cara trSendiri ngasih jalan.
Semuanya tak ada yg kebetulan, semua yg terjadi pahit / manis itu adalah
Firman-NYA yg tak tertulis. Semangatt..!!!.
Kenalilah diri sejauh mana kamu
mengenalinya, Sampai mengenal siapa yang mennciptakanmu? Itulah arti hidup yang
sesungguhnya!.
Allah maha Rahman dan Rahim, dan itu
di antarakan lewat proses, jalani saja apapun yang ada.
Hidup adalah reflexy dari prilaku
kita, jadi apapun yang kita lakukan pada orang lain akan terjadi juga pada
kita. karena itu berbuat baiklah mumpung kita masih di beri waktu.
Tuhan punya cara lain ngasih jalan,
jadi jalani saja yang ada. Semangat!.
Jangan meminta Tuhan untuk selalu
membimbing langkah kita, kalo kita sendiri belum siap untuk melangkah.
Yang penting bagi pimpinan bukan
memaksa anggotanya menaati kepada perintahnya, tapi membuat paham apa yang
terbaik yang harus dilakukannya dengan penuh kesadaran.
Sikap emosional merupakan ciri belum
terampil mengendalikan diri. Bagaimana mungkin dapat mengendalikan orang lain
dengan baik, bila diri sendiri kurang terkendali.
Komentar spontan kita mungkin hanya
satu patah kata, tapi bisa melukai hati dan menimbulkan kebencian mendalam,
oleh karena itu waspadalah walau hanya sepatah kata.
Hati manusia berubah-ubah, sekarang
marah mungkin besok lusa sudah reda bahkan mungkin lebih sayang kepada kita,
oleh karena itu jangan mendendam atau benci ber-kepanjangan.
Akan ada saat hati menjadi sedih dan
gelisah. Jangan biarkan larut dan mencuri hidup kita, bangkitlah, sibuklah,
bergaulah dengan orang yang manfaat dan banyaklah berzikir.
Berani hidup harus berani menghadapi
masalah, jangan takut dan jangan gentar, hadapi dengan benar dan tawakal,
karena setiap masalah sudah diukur Allah sesuai kemampuan kita.
Kita tak memiliki apapun dan tak
dimiliki siapapun selain milik Allah. Hidup di dunia hanyalah mampir sejenak,
mencari bekal untuk pulang dan menanti saat maut menjemput.
Kebiasaan melemparkan kesalahan dan
tanggungjawab kepada orang lain, selain akan menambah masalah, juga akan
menjatuhkan kredibilitas, dan menghilangkan kepercayaan.
Siapapun yang merindukan sukses,
maka harus bertanya pada dirinya seberapa jauh dan sungguh-sungguh untuk
berjuang, karena tiada kesuksesan tanpa perjuangan.
Air yang lembut bisa mempersatukan
bahan besi, semen, kerikil, pasir sehingga menjadi beton yang kokoh. Memang
kelembutan hatilah yang akan bisa mempersatukan.
Jangan takut menjadi tua, karena
pasti menua. Tapi takutlah tak menjadi dewasa, karena kedewasaan sikaplah yang
menjadi jalan kebahagiaan dan kemuliaan.
Tak perlu menjawab penghinaan dengan
penghinaan lagi, cukup jawablah dengan evaluasi diri, gigih memperbaiki diri,
dan beri bukti yang tak terpungkiri.
Orang yang sedikit pengetahuan,
wawasan dan pengalaman, seperti yang terbelenggu dan dipenjara oleh
keterbatasannya, hidup tak akan leluasa dan sulit untuk berbahagia.
Tak jujur adalah penjara, yang
membuat diri dicekam takut terbongkar, mudah untuk berdusta, nikmat apapun tak
akan ternikmati, maka jujur adalah hidup merdeka.
Perbanyaklah kamu mengingat mati,
karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan kamu zuhud atau tidak
cinta kepada dunia.(Rasulullah)
Semakin ingin menunjukan diri kita
agar diakui, dihormati, maka semakin tertekan, tegang dan melelahkan bathin,
dan biasanya makin tak disukai.
Keluarlah dari dirimu dan serahkanlah
semuanya pada Allah, lalu penuhi hatimu dengan Allah. Patuhilah kepada
perintahNya, dan larikanlah dirimu dari laranganNya, supaya nafsu badaniahmu
tidak memasuki hatimu, setelah itu keluar, untuk membuang nafsu-nafsu badaniah
dari hatimu, kamu harus berjuang dan jangan menyerah kepadanya dalam keadaan
bgaimanapun juga dan dalam tempo kapanpun juga.(Syekh Abdul Qodir al-Jaelani)
Berteman dengan orang bodoh yang
tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada
berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya.(Ibnu
Attailllah as Sakandari)
Orang yang suka berkata jujur akan
mendapatkan 3 hal, yaitu : KEPERCAYAN, CINTA dan RASA HORMAT (Sayidina Ali bin
Abi Thalib)
Ketahuilah bahwa sabar, jika
dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh.
Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya,
jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. (Sayidina Ali bin
Abi Thalib)
Kejahatan yang dibalas dengan
kejahatan pula adalah sebuah akhlaq ular, dan kalau kebajikan dibalas dengan
kejahatan itulah akhlaq buaya, lalu bila kebajikan dibalas dengan kebajkan
adalah akhlaq anjing, tetapi kalau kejahatan dibalas dengan kebajikan itulah
akhlaq manusia.(Nasirin)
Ilmu itu lebih baik daripada harta.
Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim)
sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan,
tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.(Sayidina Ali bin Abi Thalib)
Sabar memiliki dua sisi, sisi yang
satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. (Ibnu Mas’ud)
Takutlah kamu akan perbuatan dosa di
saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Ali bin Abi
Thalib)
Niat adalah ukuran dalam menilai
benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan
itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. (Imam An Nawawi)
Aku mengamati semua sahabat, dan
tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan
tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada
takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan
yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki,
tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. (Umar bin Kattab)
Dia yang menciptakan mata nyamuk
adalah Dzat yang menciptakan matahari.(Bediuzzaman Said Nursi)
Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa.(Bediuzzaman Said Nursi)
Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa.(Bediuzzaman Said Nursi)
Kebersamaan dalam suatu masyarakat
menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling
bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.(Bediuzzaman Said Nursi)
Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.(Bediuzzaman Said Nur)
Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.(Bediuzzaman Said Nur)
Orang yang terkaya adalah orang yang
menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.(Ali bin Husein)
Seseorang yang melihat kebaikan
dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang
memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.(Bediuzzaman Said
Nur)
Pangkal dai semua kebaikan di dunia
maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah.(Abu Sualeman Addarani)
Barang siapa tidak dicoba dengan
bencana atau kesusahan, maka tidak ada sebuah kebahagiaan pun disisi
Allah.(Adh-Dhahhak)
Hati yang bersih akan peka terhadap
ilmu, apapun yang dilihat, didengar, dirasakan jadi samudera ilmu yang
membuatnya kian bijak, arif dan tepat dalam menyikapi hidup ini
Mustahil semua orang akan menyukai
kita — walau kita berbuat baik semaksimal mungkin. Tak usah aneh dan kecewa,
terus saja berbuat yang terbaik, karena itulah yang kembali kepada kita.
Jika niat sudah terpancang karena
Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan
sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi
satu-satunya motivator kita.
Jangan sampai kita terlena kata
mutiara untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja,
hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu
mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi
perkayalah diri Kita baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan
kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Kita, terutama yang
lebih membutuhkan.
Jangan terpaku dengan asumsi dan
persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Kita
terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Kita
anut.
Seperti perkelahian orang yang kecil
dengan orang yang besar, jika mengadu tenaga atau kekuatan tentu saja si kecil
akan kalah, tetapi dengan kecerdikan, si besar bisa dikalahkan.
Kita hanya memerlukan rencana yang
sederhana dan tetap sederhana, yang penting Kita konsisten menjalankannya. Dua
hal yang perlu Kita ketahui sebelum memulai bisnis, pertama ketahuilah bahwa
bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Kita dengan sikap dan keterampilan
yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Kita bisa.